Wifiworldrecord.com – Printer Foto Instan ialah semacam camera Instan yang lebih senyap dan kurang kece, tapi dapat disebut lebih praktis. Mereka kurang cukup manfaatkan keceriaan yang dipacu oleh kenangan dengan keluarkan camera Instax dalam suatu acara pesta, tapi itu ialah langkah yang lebih serbaguna untuk capai produk akhir: cetakan Foto riil dan langsung yang bisa Anda rasakan dan sentuh. Di jaman di mana sebagian besar Foto kita hidup dalam penyimpanan digital di piranti kita atau di umpan sosial media, cetakan fisik ialah fenomena.

Ada beberapa langkah untuk mengganti Foto di handphone Anda jadi cetakan fisik, tapi umumnya mengikutsertakan menanti pengangkutan atau mendapati kios di toko fisik, ke-2 nya sebagai prospect yang buruk. Printer Foto mobile hilangkan penantian — printer ini lumayan kecil untuk dibawa dalam dompet atau tas hingga bisa dibawa ke mana saja Anda pergi.

Opsi paling atas kami, Polaroid Hi-Print, bukan yang paling portabel, tapi selama ini hasilkan warna dan kualitas bikin terbaik. Itu tetap lumayan kecil untuk masuk ke dompet atau tas yang semakin besar, tapi kartrid isi ulangi ada di segi yang semakin besar dan tentu tidak muat ke kopling malam. Untuk portabilitas yang lebih bagus dan feature ramah acara sosial yang membahagiakan, kami menyenangi Canon Ivy.

Kami mengetes printer Instan yang hasilkan Foto memiliki ukuran lebih kecil 2 x 3 inch atau 2,4 x 2,4 inci. Ada pula printer solid yang bekerja dengan kertas Foto 4 x 6 inch yang semakin besar yang lebih pas untuk helai nota atau frame, dan beragam pola ukuran kecil, seperti Instax lebar Fujifilm. Tetapi untuk kepentingan tutorial ini, kami terjerat dengan 2 pilihan yang disebutkan. Semua opsi kami datang dengan program iOS dan Android gratis yang perlu Anda ambil untuk memakainya, dan semua bekerja tanpa permasalahan di ke-2  platform.

Polaroid Hi-Print

Polaroid Hi-Print
Polaroid Hi-Print

Polaroid Hi-Print unik karena ini sebetulnya ialah mini dye-sub printer, yang disebut tehnologi yang terbanyak dipakai oleh printer Foto berwarna. Ini mengaplikasikan susunan kuning, merah, dan cyan dalam tiga pelintasan terpisah. Sekarang ini terjadi, program pengiring printer memperlihatkan apa yang terjadi, dan Anda bisa menyaksikan cetakan bergerak masuk dan keluar printer saat susunan warna berlainan diaplikasikan. Menyaksikan cetakan Foto Instan berkembang di muka mata Anda bukan kesenangan retro, tapi itu rapi. Ini hasilkan cetakan berkualitas tinggi dengan warna yang kaya, tepat, dan kontras yang baik. Ada banyak garis membentang di tempat dengan warna kompak bila Anda menyaksikan benar-benar dekat, tapi cuma kelihatan dari jarak sekitaran satu kaki –  lebih dekat dibanding yang kemungkinan Anda lihat.

Program Hi-Print juga gampang dipakai dan polos. Tidak ada langkah untuk menyesuaikan Foto Google atau account sosial Anda untuk akses langsung; bila itu fokus, Anda ingin menyaksikan pilihan printer Zink di bawah ini. Ada pula beberapa pilihan “stiker” untuk diaplikasikan pada pracetak gambar Anda, tapi tipografi text ialah yang terbagus antara printer yang saya uji. Mereka membuat saya ingin masukkan text lucu dipotret saya. Ada pula rekonsilasi warna dan eksposur standard yang ada, bersama dengan beberapa frame beragam warna yang, seperti pilihan text, rupanya tidak payah.

Seorang bukan hanya menambah semakin banyak kertas Foto ke Hi-Print. Tiap isi ulangi sebetulnya ialah semua kartrid printer dengan segala hal dan gulungan. Semasing berisi 10 helai kertas Foto siap gunakan, dan dipasarkan dalam kotak berisi dua — jadi 20 cetakan per paket. Helai Foto diperlengkapi dengan tab kecil yang bisa dilepaskan pada bagian bawah, hingga Anda bisa ambil Foto dari printer tanpa menempatkan jemari Anda di atas gambar. Anda dapat mempunyai backing yang bisa dikupas untuk membikin Foto Anda cetak stiker.

Sayang, mekanisme Hi-Print hasilkan banyak sampah plastik. Setiap Anda menambah kartrid baru, Anda harus keluarkan yang membuangnya dan lama. (Halaman support Polaroid menjelaskan perusahaan tidak bisa mendaur ulangnya untuk Anda, dan dasar daur ulangi pinggir jalan lokal saya mengesampingkannya karena memakai lebih satu tipe plastik.) Sangat sayang Anda tidak bisa memakainya kembali dengan tertentu. Kartridnya  lebih besar dibanding sebungkus kertas Zink atau Instax, jadi ini bukanlah opsi yang paling ringkas bila Anda ingin bawa banyak isi ulangi kertas.

Kekurangan yang lain ialah ini ialah pola bikin berpemilik — tidak seperti Zink, yang dipakai oleh beberapa merk printer mobile yang berbeda. Bila Polaroid memilih untuk stop membuat Hi-Print, Anda akan terjerat dengan printer yang tidak berfungsi.

Hi-Print tambah mahal dibanding printer mobile lainnya. Printer tersebut bernilai $100, dan satu paket isi ulangi 20 helai bernilai $17. (Walau, di saat penulisan ini, Anda bisa mendapati tiga buntel isi ulangi dengan harga $50 di Amazon.) Itu membuat harga per bikin sekitaran 85 sen. Itu  lebih tinggi dibanding alternative Zink, yang harga lebih dari 50 sen per cetakan.

Hi-Print bukan opsi terbaik bila Anda cari ultra-portabilitas, stiker lucu yang banyak, atau ongkos bikin terbaik. Tetapi cetakannya jauh lebih bagus dibanding pilihan yang lain kami uji. Pilihan text yang bisa Anda aplikasikan pada gambar kekinian dan membahagiakan, dan aplikasinya benar-benar gampang dipakai. Bila kualitas bikin jadi fokus utama, karena itu Hi-Print ialah opsi terbaik Anda.

Fujifilm Instax Square Link

Fujifilm Instax Square Link
Fujifilm Instax Square Link

Instax Square Link dengan harga $140 memakai lembar film pola persegi dari Fujifilm. Seperti camera Instan di periode lalu, cetakan Square Link berkembang sepanjang beberapa saat sesudah tinggalkan printer. Mereka tidak sebesar Polaroid 3 x 3 tradisionil, tapi pola ini sekitaran 1,5x semakin besar dari film Instax Mini standard yang dipakai oleh mayoritas camera Instan dan printer Fujifilm.

Film Instax hasilkan warna hitam pekat yang tidak bisa ditandingi oleh printer Zink, dan penataan bikin Bold standar Square Link hasilkan warna kaya yang membahagiakan. Tapi kualitas ada harga: masing-masing Foto hasilkan sekitaran 90 sen. Bila Anda ingin lakukan banyak pembuatan dan kualitas kurang penting, saksikan referensi printer Zink kami di bawah ini.

Program pengiring Square Link untuk iOS dan Android lebih gampang dipakai dibanding Mini Link 2. Ada banyak trick, seperti model bikin AR yang hendak tampilkan coretan, animasi, dan text pada Foto Anda saat Anda scan code QR. Tetapi keseluruhannya, ada semakin sedikit feature mengundang perhatian dibanding di Instax Mini Link 2, yang barusan dimuat.

Bila Anda ingin mendokumentasikan kenangan Fotografi Instan bersama dengan kenyamanan printer mobile, Anda tidak bisa menaklukkan Square Link. Ini bukanlah langkah paling murah untuk cetak Foto dalam waktu yang lama, tapi benar-benar membahagiakan, dan Foto yang dibuat berkualitas baik.

Canon Ivy

Canon Ivy
Canon Ivy

Printer mobile terbaik untuk acara pesta dan acara sosial ialah Canon Ivy. Diperlukan kertas Zink yang umum dipakai, dan tawarkan kualitas Foto terbaik dari printer Zink yang kami tes, dengan reproduksi warna yang bagus. Program pengiringnya nampaknya memperoleh penyempurnaan on time dengan “stiker” baru yang memikat dan sama sesuai musim untuk diaplikasikan pada foto. Saat saya memakai program ini di akhir Juli, belakangan ini sudah diperbaharui dengan seni Pride and Juneteenth oleh ilustrator Sabrena Khadija.

Printer tersebut lebih ramping serta lebih portabel dibanding Instax atau Hi-Print, dan lebih irit ongkos. Printer dipasarkan dengan harga $99,99, dan 50 helai kertas bernilai $24 di Amazon di saat penulisan ini, hasilkan sekitaran 50 sen per cetak.

Saya alami satu permasalahan sepanjang pengetesan: memakai iPhone 11 yang jalankan iOS 15.6, program macet setiap saya mengetok pilihan untuk menyambungkan account Foto Google saya. Ini berperan secara baik di Android, jadi kelihatannya ini ialah permasalahan khusus iOS. Bila Anda pemilik iPhone dan memercayakan Foto Google untuk penyimpanan gambar, karena itu saya tidak mereferensikan Ivy. Saya tidak mempunyai permasalahan dalam terhubung Foto yang diletakkan di iPhone tersebut atau menyambungkan ke account Instagram saya, yang kemungkinan sebagai langkah yang diharapkan mayoritas pemilik iPhone untuk memakai printer.

Bila tidak, Ivy ialah opsi yang baik untuk seorang yang cari portabilitas dan nilai lebih dari kualitas bikin terbaik.

HP Sprocket

HP Sprocket
HP Sprocket

Kami menimbang dua printer Zink untuk kelompok ini, Sprocket dan Kodak Tahap, ke-2 nya sebagai produk yang dilisensikan oleh C&A Pemasaran. Sprocket HP $80 keluar terlebih dahulu tapi tidak banyak. Kualitas bikin baik saja, tapi printer menambah beberapa penajaman dan kecemerlangan yang tidak bagus yang seperti terlihat dampak HDR yang buruk. Ini kemungkinan tidak mengusik banyak orang, tapi bila kualitas Foto jadi fokus utama, Canon Ivy ialah opsi yang lebih baik. Tapi reproduksi warna keseluruhannya bisa diterima pada Sprocket, dan saya tidak bisa menjelaskan hal sama mengenai Cara Kodak, yang menambah kebanyakan warna merah pada gambar. Anda bisa melakukan perbaikan dengan sesuaikan penggeser cyan / merah di program, tapi Anda wajib melakukan ini saat sebelum tiap pembuatan.

Sprocket mempunyai beberapa feature bagus. Tujuan dan persiapan awalnya yang diusung oleh program benar-benar terang dan menolong. Plus, Anda mempunyai peluang untuk menukar nama printer sama seperti yang ada di program dan putuskan warna lampu tanda printer yang hendak menyala. Ini tidak setipis Canon Ivy, tetapi lumayan kecil untuk dompet berpenampilan kopling yang besar. Satu pak berisi 100 helai Foto dipasarkan dengan harga $45 di Amazon di saat penulisan ini, jadi ongkos per cetakan di bawah 50 sen. Bila Anda tidak begitu pilih-memilih mengenai kualitas Foto, Sprocket ialah penawaran yang bagus.

WeCreativez WhatsApp Support
Our customer support team is here to answer your questions. Ask us anything!
👋 Hi, how can I help?